Saturday, March 3, 2018

Habibie harap pemerintah tanggung biaya berobat di Jerman

Habibie harap pemerintah tanggung biaya berobat di Jerman


Habibie harap pemerintah tanggung biaya berobat di Jerman

Presiden RI ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie mengalami kebocoran di bagian klep jantung. Dan dia sudah tiga hari dirawat di rumah sakit Klinik Starnberg, Jerman. Info Terkini

Sekretaris pribadi Habibie, Rubijanto mengatakan, tim dokter telah melakukan pemasangan Kateter dari mulut pada tanggal 2 Maret 2018 lalu. Tujuannya untuk mengetahui persisnya kebocoran klep jantung dan menentukan tindakan yang tepat akan ditempuh.

"Bapak. BJ Habibie berharap pada pelaksanaan tindakan operasi Jantung di Muenchen nantinya dapat dihadiri/disaksikan oleh paling tidak 2 (dua) dokter TDK RI spesialis Ahli Jantung + 1 personel (tambahan) Paspampres," katanya, Sabtu (3/3). Berita Terkini

Namun ternyata, proses Trans Esophageal Echocardiography (TEE) tidak berhasil melihat ke dalam jantung. Dikarenakan, dia menjelaskan, alat tidak dapat masuk lebih dalam, karena terhalang sumbatan di saluran menuju ke lambung. Kumpulan Berita

"Yang akan dilakukan selanjutnya, adalah fokus kepada mencari tahu tentang sumbatan tersebut. Setelah diketahui dan diatasi, baru akan dilakukan kembali proses TEE. Dengan adanya sumbatan ini, diperkirakan masa perawatan di rumah sakit akan lebih lama dari yg diperkirakan (sebelumnya diperkirakan 1 minggu). Hari Senin (5/3), akan dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui sumbatan tersebut," jelasnya.

Rubijanto mengungkapkan, Pemerintah Jerman melalui kantor Kanselir Merkel telah mengetahui keadaan kesehatan Habibie. Bahkan, mereka memberikan perhatian penuh, dan menawarkan yang bisa dibantu. Berita Terbaru

"Beliau harapkan seluruh biaya perawatan dan tindakan medis yang timbul di Muenchen ditanggung oleh Pemerintah RI sesuai Undang-Undang yang berlaku," tutupnya.
Location: Indonesia

0 comments:

Post a Comment