Friday, October 6, 2017

Jenderal Gatot di Nilai Berbahaya Bagi Prabowo, Ini Sebabnya..

Jenderal Gatot di Nilai Berbahaya Bagi Prabowo, Ini Sebabnya..


Direktur Eksekutif Lingkar Madani yaitu Ray Rangkuti mengatakan bahwa saat ini popularitas dari Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang tengah menanjak, tidak akan berpengaruh pada elektabilitas Presiden Joko Widodo sebagai kandidat presiden pada Pemilu dua tahun mendatang.

Jenderal Gatot di Nilai Berbahaya Bagi Prabowo, Ini Sebabnya..

Ray sendiri menilai, menurutnya dibandingkan dengan sosok Jokowi, popularitas Gatot justru berpotensi justru mengganggu popularitas kandidat lainnya, yaitu Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Info Terkini

“Saya baca, yang sedang digerus oleh Gatot Nurmantyo ini sebenarnya bukan Joko Widodo, tapi Prabowo Subianto. Yang berhadap-hadapan ini sebenarnya Gatot dengan Prabowo,” ujar Ray dalam diskusi di Jakarta Selatan, Rabu (5/10). Berita Terkini

Ray mengungkapkan jika Gatot dan Prabowo memiliki dukungan dari basis masyarakat yang sama, yakni kalangan umat Islam. Sejak Pilpres 2014 lalu, mayoritas kalangan umat Islam memang menjadi basis suara utama Prabowo.

“Basis-basisnya sama. Basis masyarakat yang mengidolakan Gatot ini adalah basis-basis yang mendukung Prabowo dulu,” ujar Ray. Kumpulan Berita

Contoh yang paling mutakhir adalah pernyataan yang diungkapkan oleh sejumlah tokoh asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang cenderung mendukung tindakan atau ucapan Gatot. PKS sendiri merupakan partner Gerindra dalam menjadi oposisi pemerintahan Jokowi-JK.

Ray pun memandang situasi ini sangat dilematis bagi Prabowo karena di satu sisi ia mendapat sosok yang berpotensi untuk jadi mitra penentang Jokowi, tapi di sisi lain justru Gatot dapat menyandera Gerindra pada Pilpres mendatang. Berita Terbaru

“Soalnya kalau Prabowo tidak memberikan tiket ke Gatot Nurmantyo di 2019, bisa jadi mereka malah yang nanti saling berhadap-hadapan juga dengan Jokowi. Jadi terpecah tiga. Ini tidak menguntungkan bagi Prabowo,” ujarnya menyudahi.
Location: Indonesia

0 comments:

Post a Comment