Monday, September 4, 2017

Tentang Laut Natuna Utara, Menteri Susi Tidak Gentar dengan Ancaman Cina

Tentang Laut Natuna Utara, Menteri Susi Tidak Gentar dengan Ancaman Cina

Penggantian nama laut cina menjadi Natuna Utara jelas di tentang oleh pemerintahan cina, Mereka menganggap, penggantian nama itu tidak masuk akal. Pasalnya, menurut Cina, hal tersebut tidak sesuai dengan upaya standardisasi penyebutan wilayah internasional.

Menteri Susi Pudjiastuti mengatakan penggantian nama Laut Cina Selatan menjadi Laut Natuna Utara merupakan bentuk kedaulatan Indonesia. Dengan pemberian nama tersebut, pemerintah telah menganggap bahwa Natuna itu penting bagi bangsa Indonesia. Info Terkini

"Kita akan menggunakan nama tersebut. Itu adalah sebuah kebanggaan dan kemenangan untuk kita," kata Susi saat meninjau Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Natuna, Kepulauan Riau, Senin, 7 Agustus 2017. Kumpulan Berita

Dalam upaya keras mempertahankan nama Laut Cina Selatan di berbagai wilayah perairan milik negara lain. Pemerintahan cina tidak segan menggugat mereka ke Mahkamah Internasional.

Dulunya Natuna adalah wilayah antah berantah. "Karena Natuna terlalu jauh untuk di jangkau dan terlalu kecil di peta Indonesia," Ujarnya . Dari beberapa pihak beranggapan bahwa Natuna adalah salah satu titik penting kedaulatan Indonesia di laut untuk saat ini.

"Spirit persatuan, dan spirit pertahanan untuk menjaga kedaulatan Indonesia. Itu titik utama. Pulau terluar adalah bagian paling penting dari Indonesia, Kemenangan kita di Laut Natuna adalah penentu dari spirit kebangsaan" ujar menteri Susi. Berita Terbaru

Sebagian besar perbatasan Indonesia dengan negara lainnya berada dilautan. Dan itu sangat luas. "Jadi kita tidak mungkin bisa memagari laut. Menurut Menteri Susi, Yang bisa memagari laut, adalah konsistensi pemerintah untuk menjaga laut.

"Kalau kita tidak punya konsisten, hukum kita bisa dibeli, semua aparat kita bisa disuap. Izin diperjualbelikan, ya Semua orang punya uang bisa beli negara ini Tegasnya.
Location: Indonesia

0 comments:

Post a Comment