Monday, September 25, 2017

Tak Terima Amien Rais Disebut “Pengkhianat Bangsa”, Kader PAN Ini Serangan Balik Try Sutrisno

Tak Terima Amien Rais Disebut “Pengkhianat Bangsa”, Kader PAN Ini Serangan Balik Try Sutrisno

Pernyataan Try Sutrisno membuat Sekretaris Fraksi PAN di MPR Saleh Partaonan Daulay pun meradang. Try melontarkan kritikan pedas terhadap mantan Ketua MPR Amien Rais soal kiprah politik Amien Rais dalam amandemen UUD 1945. 

Pernyataan tersebut membuat Sekretaris Fraksi PAN di MPR Saleh Partaonan Daulay pun meradang. Sebab, sebagai tokoh nasional, tidak sepantasnya Try menyampaikan hal itu di ruang publik. Apalagi, pernyataan itu tidak jelas arah dan esensinya. Info Terkini

“Sebagai mantan wakil presiden,  Pak Try semestinya tahu persis apa yang terjadi pada kisaran 1998-1999. Reformasi itu adalah keharusan dan tuntutan semua orang. Termasuk salah satu amanat reformasi adalah melakukan amandemen terhadap UUD 1945,” jelas Saleh dalam keterangan persnya di Jakarta, Minggu (24/9/2017). Berita Terkini

Maka dari itu, dia berpendapat, bahwa Amien Rais yang waktu itu memiliki posisi sebagai ketua MPR juga tidak bisa mendikte semua anggota MPR. “Jadi kalau ada yang menyalah-nyalahkan Amien Rais, berarti ada yang melupakan sejarah. Itu juga sama dengan menyalahkan rakyat yang memang menginginkan amandemen,” ucapnya.

Saleh mengungkapkan, di luar sana banyak juga masyarakat yang menyambut gembira amandemen UUD 1945. Dengan amandemen itu, dia mengatakan, telah banyak perubahan dalam sistem politik dan ketatanegaraan Indonesia, termasuk menganulir kepemimpinan seorang presiden lebih dari dua periode. Kumpulan Berita

Karena, dengan amandemen, Saleh melanjutkan, sistem demokrasi Indonesia menjadi lebih terbuka dan kesempatan untuk mengisi jabatan-jabatan politik terbuka lebar bagi semua pihak. “Mungkin ada beberapa aspek dalam reformasi yang dirasa tidak pas saat ini,” kata dia.

Kader PAN itu menjelkaskan, jika itu yang disebut maka semestinya yang disuarakan adalah adanya amandemen lanjutan untuk menyempurnakan dan menambal yang dianggap tidak pas itu.

“Bukan malah menyalah-nyalahkan dan seolah semua yang dilakukan membawa kemunduran besar bagi Indonesia,” sesalnya. Berita Terbaru

Namun Saleh yakin, jika Amien Rais sangat terbuka untuk mendiskusikan persoalan ini kepada semua pihak, termasuk kepada Try Sutrisno yang juga dianggap bagian penting dari sejarah reformasi itu. Namun demikian, diskusi seperti itu harus dilakukan secara baik-baik tanpa ada niat dan pretensi untuk saling menyalahkan.

“Jangan dengan mudah menyebut pengkhianat bangsa. Sebab, orang lain juga tahu sejarah. Orang lain juga punya penilaian sendiri siapa yang berjasa dan siapa yang berkhianat,” Tutup Saleh.
Location: Indonesia

0 comments:

Post a Comment