Wednesday, September 13, 2017

Fadli Zon Membantah Salah Alamat Saat Dilaporkan ke MKD DPR

Fadli Zon Membantah Salah Alamat Saat Dilaporkan ke MKD DPR

Diberitakan sebelumnya, Telah dilaporkan Wakil Ketua DPR Fadli Zon ke MKD oleh Koordinator Perkumpulan Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) Boyamin Saiman.

Laporan atas dirinya ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) oleh Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) lantaran menandatangani surat Ketua DPR Setya Novanto yang ditujukan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini mengatakan, bahwa laporan atas dirinya tersebuta tidak benar dan salah alamat. Info Terkini

"Saya kira salah alamat ya, banyak orang berkomentar tentang surat tapi tidak pernah baca suratnya," kata Fadli kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (14/9/2017).

Untuk kasus seperti ini Fadli juga menuding bahwa pemberitaan soal tandatangan dirinya di surat tersebut hoax.
Fadli membantah bahwa surat tidak ada sangkut paut dengan nya sama seksali, atau pun meminta KPK menunda pemeriksaan Novanto dalam perkara e-KTP.

"Itu yang menurut saya dalam asas pemberitaan harus cek n ricek. Suratnya seperti apa isinya seperti apa. Surat yang ditulis itu biasa belasan kali ditulis, bahkan sudah seperti template dan itu menjalankan fungsi pengawasan
dan aspirasi masyarakat," kata Fadli.
Fadli menegaskan, dirinya sudah ratusan kali membuat surat aspirasi masyarakat seperti yang dikirimnya ke KPK. Kumpulan Berita

"Kami sampaikan untuk ditindaklanjuti sesuai dengan hukum dan perundangan yang berlaku," katanya.

"Tidak pernah saya meminta menunda, nggak ada. Jadi dilihat dulu apa isinya, tidak ada permintaan penundaan terhadap KPK. Judulnya (surat) aja penyampaian aspirasi masyarakat," tambahnya.

Boyamin mengatakan bahwa apa yang telah dilakukan Fadli Zon tersebut sangat tidak menghargai serta merendahkan harkat dan martabat lembaga legislatif. Berita Terbaru

"Fadli merendahkan harkat martabat DPR. Kalau toh dipahami kemudian sebagai surat biasa, dikirim saja lewat POS. Atau bahasa saya toh Setya Novanto punya lawyer, punya kemampuan mengirim surat itu. Kalau toh tidak karena sakit suruhan lewat TIKI juga bisa, lewat Gojek juga bisa ya kan," katanya.
Location: Indonesia

0 comments:

Post a Comment