Tuesday, August 22, 2017

Dipaksa Istri Berhubungan Badan 10 Kali Sehari, Jika Menolak Ini Hukumannya..

Dipaksa Istri Berhubungan Badan 10 Kali Sehari, Jika Menolak Ini Hukumannya..

Sejatinya tujuan menikah tidak hanya sekedar mempersatukan antara dua insan atas dasar cinta, Akan tetapi begitu banyak hal yang harus dicapai melalui pernikahan itu sendiri.

Oleh sebab itu sebuah pernikahan menjadi ikatan yang suci dan sakral.

Namun apa guna jadinya jika sebuah pernikahan dinodai oleh kekerasan terhadap pasangan alias Kekerasa Dalam Rumah Tangga? Info Terkini

Seperti yang sering terjadi di dalam keluarga muda ini.

Kalau biasanya yang terjadi ialah suami melakukan kekerasan terhadap istrinya, maka berbeda dengan kasus yang satu ini.

Salah seorang pria yang bekerja di salah satu pabrik ternama justru menjadi korban KDRT istrinya.

Nah, Pasalnya, pria 28 tahun ini hanya menjadi pemuas napsu istri untuk berhubungan badan, Tak terasa selama bertahun-tahun sang suami harus melayani istrinya di ranjang sebanyak 10 kali setiap hari nya. Berita Terbaru

Aneh bukan? Tak main-main, jika pria itu menolak, ia akan mendapat hukuman mengerikan dari sang istri.

Tanpa berpikir panjang Wanita yang terpaut usia satu tahun lebih muda darinya itu akan memukul dan mencambuki sang suami menggunakan rotan jika tidak bersedia melakukan hubungan tersebut. Sang istri juga tak segan-segan mengacungkan pisau di depan wajah suaminya sebagai bentuk ancaman.

Tak tahan dengan pelecehan ini, Akhirnya sang suami pun melaporkan kasusnya kepada Presiden Asosiasi Kepolisan Komunitas Malaysia, Kuan Chee Heng. Kumpulan Berita

Saat diperiksa, di tubuh sang suami terdapat banyak bekas cambukan dan memar yang di sebabkan oleh pukulan istrinya sehingga ia harus menjalani perawatan khusus agar bisa pulih seutuhnya.

Pria tersebut mengaku, sebelumnya enggan melapor ke polisi lantaran malu.

Di kutip dari sebuah media dari China Press, Kuan akan memberikan konseling dan bantuan medis kepada sang istri yang merupakan seorang ibu rumah tangga.
Location: Indonesia

0 comments:

Post a Comment